Selasa, 22 September 2026
Hot

WWF Apresiasi Konservasi EIGER Nature Gunung Gede Pangrango

Sebanyak 22 perwakilan WWF meninjau restorasi lahan kritis di EIGER Nature, kawasan Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, BOGOR – Sebanyak 22 perwakilan WWF-Indonesia dan jejaring WWF Global meninjau langsung upaya restorasi dan konservasi lahan kritis di kawasan EIGER Nature, Kabupaten Bogor. Sabtu (19/9/2026)

Kunjungan lapangan yang dikemas dalam bentuk guided site tour ini dilakukan menjelang pembukaan destinasi tersebut untuk publik.

Kegiatan ini bertujuan melihat transisi lahan kritis di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 hingga zona konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP).

Delegasi diperkenalkan pada proses pengembangan kawasan yang mengintegrasikan aspek restorasi, konservasi, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan warga setempat.

Article ad in the middle of article

Saat ini, EIGER Nature tengah melakukan penyempurnaan fasilitas akhir sebelum resmi dibuka secara luas.

Direktur Utama EIGER Nature, Imanuel Wirajaya, menyatakan bahwa destinasi ini dirancang untuk memberikan dampak positif yang nyata bagi alam dan masyarakat sekitar.

“Kami melihat EIGER Nature sebagai sebuah perjalanan yang baru saja dimulai. Karena itu, di fase awal ini kami ingin membuka diri untuk belajar, mendengar, dan bertumbuh bersama. Kami percaya bahwa menghadirkan inisiatif yang benar-benar memberikan manfaat bagi alam dan masyarakat membutuhkan kolaborasi dan perspektif dari banyak pihak,” ujar Imanuel Wirajaya di Bogor pada Sabtu (19/09/2026).

Beliau juga berharap para pengunjung tidak sekadar bertamasya, melainkan memperoleh nilai edukasi yang mendalam.

“Kami ingin EIGER Nature menjadi tempat di mana setiap orang yang berkunjung tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga pulang dengan membawa pengalaman, pemahaman, dan makna yang baru tentang alam,” tambahnya.

Sementara itu, CEO WWF-Indonesia, Aditya Bayunanda, mengapresiasi langkah sektor swasta yang turut andil dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Menurutnya, kolaborasi ini berpotensi besar menjadi rujukan pembiayaan konservasi nasional yang berkelanjutan.

“Hal menarik dari EIGER Nature adalah bagaimana sektor swasta bisa berusaha sambil ikut mengambil peran dalam menjaga alam, sambil tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Aditya Bayunanda.

Model pembiayaan baru ini juga dinilai sejalan dengan fokus Satuan Tugas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Spesies Ikonik.

Pihak pengembang pun aktif bekerja sama dengan Balai Besar TNGGP untuk memastikan pemanfaatan kawasan berjalan bertanggung jawab.

 

Sumber:
  • https://bogor.inews.id/read/717013/wwf-tinjau-transformasi-lahan-kritis-menjadi-kawasan-konservasi-eiger-nature
  • https://megapolitan.antaranews.com/berita/550603/wwf-soroti-potensi-eiger-nature-dukung-konservasi-taman-nasional
  • https://esgnow.republika.co.id/berita/tlli74416/wwf-indonesia-tinjau-restorasi-dan-konservasi-eiger-nature-di-gunung-gede
  • https://jabar.suara.com/amp/read/2026/09/20/145329/gaya-baru-sektor-swasta-jaga-alam-wwf-sambut-positif-inisiatif-eiger-nature
  • https://daerah.sindonews.com/read/1751813/6/wwf-indonesia-dan-jejaring-global-apresiasi-upaya-restorasi-serta-konservasi-eiger-nature-1789898966
  • https://pakuanraya.com/wwf-indonesia-dan-jejaring-global-apresiasi-upaya-restorasi-dan-konservasi-eiger-nature/
Article ad after last paragraph