HARIANEXPRESS, SEMARANG – Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan workshop Monitoring Flora, Fauna, dan Pemetaan Risiko Pohon pada Jumat (22/05/2026).
Acara ini bertujuan meningkatkan kapasitas konservasi kampus berdasarkan data ilmiah. Workshop tersebut diselenggarakan oleh Dr. Muhammad Abdullah, S.Si., M.Sc., seorang dosen Biologi FMIPA sekaligus Staf Akademik Subdirektorat Konservasi UNNES.
Sebanyak 32 peserta terlibat, terdiri dari 25 mahasiswa, 5 staf Subdirektorat Konservasi, dan 2 narasumber utama. Mereka secara aktif mengikuti proses pembelajaran yang memadukan sesi teori dengan praktik lapangan langsung.
“This workshop is designed to equip participants with practical skills in conducting biodiversity monitoring and tree risk mapping systematically and scientifically,” ujar Dr. Muhammad Abdullah, S.Si., M.Sc. (Dosen Biologi FMIPA dan Staf Akademik Subdirektorat Konservasi UNNES) di UNNES, Jumat, 22/05/2026.
Ia menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam upaya konservasi. Dr. Muhammad Abdullah berharap mereka tidak hanya memahami konsep, tetapi juga berkontribusi aktif dalam mengembangkan lingkungan kampus yang aman dan berkelanjutan.
“Students are expected not only to understand the concepts but also to actively contribute to developing a safe and sustainable campus environment,” tambahnya.
Yayasan Akar Banir berperan sebagai mitra narasumber utama, menyampaikan materi teknik identifikasi flora, inventarisasi fauna, serta metode pemetaan risiko pohon. Peserta dibagi menjadi lima kelompok untuk melakukan simulasi pemantauan di berbagai zona kampus.
Selama praktik lapangan, peserta melakukan observasi langsung keanekaragaman hayati. Mereka mengidentifikasi tumbuhan dan mencatat fauna seperti burung dan kupu-kupu, serta menilai pohon-pohon yang berpotensi berbahaya berdasarkan indikator struktural, kesehatan, dan lingkungan.
Kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), serta SDG 15 (Kehidupan di Darat).